LAPORAN
PRAKTIKUM ASAM BASA
LABORATORIUM
IPA
LOGO
MAN
PESANGGARAN BANYUWANGI
2016/2017
LEMBAR
PENGESAHAN
Laporan Pratikum
Kimia “Mengidentifikasi larutan Asam Basa”
di Laboratorium Madrasah Aliyah Negeri Pesanggaran Tahun Ajaran 2017/2018
ini telah dibaca dan disetujui pada:
Tanggal : 31 Januari 2017
Tempat : Laboratorium IPA MAN Pesanggaran
OLEH
Mengetahui
Kepala sekolah Guru Kimia
Drs.H.MUJIKAN SUSANTO,
S.Pd
NIP:196705191992031002 NIP:197410052005011003
LAPORAN PRATIKUM KIMIA
I.
JUDUL
LAPORAN :
ASAM BASA
II.
TUJUAN
PERCOBAAN:
1.
Mengidentifikasi
larutan Asam Basa dengan menggunakan indikator kertas lakmus
2.
Mengidentifikasi
larutan Asam Basa dengan menggunakan indikator universal
3.
Mengidentifikasi
larutan Asam Basa dengan menggunakan indikator alami yang diambil dari ekstrak
kulit buah naga
III.
DASAR
TEORI
Asam
berasal dari kata acetum yang berarti
cuka. Larutan Asam memiliki rasa masam dan bersifat korosif. Larutan Basa
memiliki rasa pahit dan bersifat kaustik yang licin seperti sabun. Cara untuk
membedakan larutan itu bersifat asam ataupun basa dan netral dengan mengguakan
indikator universal seperti kertas lakmus, dan indikator alami seperti indikator
dari kulit manggis ataupun kulit buah naga.
Cara
mengetaui larutan asam basa dengan menggunakan kertas lakmus. Ada dua macam jenis
kertas lakmus yaitu berwarna sebagai asam dan biru sebagai basa. Caranya, celupkan
kertas lakmus ke dalam larutan jika kertas lakmus merah berubah warna menjadi
biru maka larutan tersebut bersifat basa. Sebaliknya, kertas lakmus biru akan
berubah warna menjadi warna merah maka larutan tersebut bersifat asam. Dan jika
warna kertas lakmus tetap maka larutan tersebut bersifat netral(tidak asam
tidak basa).
Mengidentifikasi
dengan menggunakan kertas indikator universal. Kertas Indikator Unversal dapat
digunakan untuk menentukan harga pH dari suatu larutan. Dengan harga pH
tersebut, larutan dapat bersifat asam (pH<7), netral (pH=7), dan basa
(pH>7). Kertas indikator tersebut dicelupkan pada larutan yang akan
ditentukan nilai pH-nya. Ketika sudah tercelup, warna-warna pada kertas lakmus
akan berubah warna. Keempat garis warna yang berubah dicocokkan dengan skala pH
dari 0 sampai 14 yang terdapat pada kemasan kertas indikator.
Mengidentifikasi
laporan dengan menggunakan indikator alami yang diambil dari ekstrak kulit buah
naga. Pigmen merah kulit buah naga yang berasal dari antosianin, dan berubah
warna pada perubuhan keasamannya.
IV.
RANCANGAN
PERCOBAAN
a.
Uji coba larutan dengan
menggunkan indikator Kertas Lakmus
b.
Uji Coba Larutan dengan
menggunakan indikator universal
c.
Uji coba Larutan dengan
menggunakan Indikator Alami
V.
ALAT
DAN BAHAN
1.
ALAT:
a. Pipet
Tetes
b. Pelat
Tetes
c. Tissue
d. Mortal
dan Martil
e. Spatula
f. Kulit
Buah Naga
g. Pisau
h. Sunlight
2. BAHAN:
a. Larutan
Gula k. Air Mineral
b. Larutan
Garam l. Sprite/Fanta
c. Larutan
Urea m. Air Kapur
d. Larutan
ZA n. Air Laut
e. Larutan
Buah(jeruk/pisang) o. Air Kelapa
f. Air
Sawah p. Air Kencing
g. Air
Sungai q. Air Ludah
h. Air
Sumur r. HCl
i.
Air Sabun/Detergen s. NaOH
j.
Shampo t. CaCO3
VI.
PROSEDUR/CARA
KERJA
Beberapa
prosedur yang dilakukan untuk mengidentifikasi larutan Asam Basa:
1. Prosedur
menggunakan indikator kertas lakmus
a. Siapkan
pelat dan pipet tetes, termasuk larutan yang akan diuji
b. Lalu,
ambil larutan dengan menggunakan pipet tetes dan taruh ke dalam pelat
c. Setelah
itu celupkan kertas lakmus tersebut ke dalam larutan tersebut
d. Lihat
hasilnya, jika kertas lakmus yang semula warna merah dan berubah menjadi biru
maka larutan tersebut besifat basa, dan sebaliknya bila kertas lakmus berwarna
biru menjadi merah berarti larutan tersebut bersifat asam.
e. Jangan
lupa cuci pelat dan pipet tetes dengan sunlight jika akan berganti larutan yang
akan diuji.
2. Prosedur
menguji larutan dengan menggunakan indikator universal
a. Ambil
kertas pH
b. Celupkan
kedalam larutan yang akan diuji
c. Setelah
berubah warna cocokkan kertas pH pada tabel yang terdapat pada
kemasan kertas
pH.
3. Prosedur
menguji larutan dengan menggunakan indikator alami (ekstrak kulit buah naga)
a. Pisahkan
kulit buah naga dengan daging buah
b. Lalu
potong kecil-kecil kulit buah naga, masukkan ke dalam mortal dan tumbuk dengan
menggunakan martil
c. Jika
sudah halus maka tambahkan air secukupnya dan indikator siap digunakan.
d. Teteskan
ekstrak kulit buah naga dengan menggunakan pipet tetes
e. Dan
larutan siap diuji.
VII.
DATA
HASIL PERCOBAAN
|
No
|
LARUTAN
|
Kertas Lakmus
|
KETERANGAN
|
|
|
Merah
|
Biru
|
|||
|
1
|
Larutan gula
|
M
|
B
|
N
|
|
2
|
Larutan garam
|
B
|
B
|
N
|
|
3
|
Larutan urea
|
M
|
B
|
N
|
|
4
|
Larutan ZA
|
M
|
M
|
A
|
|
5
|
Larutan buah
|
M
|
M
|
A
|
|
6
|
Air sawah
|
M
|
B
|
N
|
|
7
|
Air sungai
|
M
|
B
|
N
|
|
8
|
Air sumur
|
M
|
B
|
N
|
|
9
|
Air sabun
|
B
|
B
|
B
|
|
10
|
Air shampo
|
N
|
B
|
N
|
|
11
|
Fanta
|
M
|
M
|
A
|
|
12
|
Air mineral
|
M
|
B
|
N
|
|
13
|
Air kelapa
|
M
|
B
|
N
|
|
14
|
Air kapur
|
B
|
B
|
B
|
|
15
|
Air sunligh
|
M
|
M
|
A
|
|
16
|
Air kencing
|
M
|
B
|
N
|
|
17
|
Air ludah
|
B
|
B
|
B
|
|
18
|
Air laut
|
M
|
B
|
N
|
|
|
||||
HASIL PENGAMATAN
A.
Uji Larutan Dengan Kertas Lakmus
B.
Uji Larutan Dengan Indikator
Universal
|
No
|
Larutan
|
PH
|
Keterangan
|
|
1
|
Air sabun
|
12
|
B
|
|
2
|
Air kapur
|
13
|
B
|
|
3
|
Air cuka
|
3
|
A
|
|
4
|
Air kemasan
|
7
|
N
|
C.
Uji Coba Dengan Indikator Alami
|
No
|
Larutan
|
Warna larutan
|
Warna Larutan
|
Keterangan
|
|
1
|
Air sabun
|
B
|
B
|
B
|
|
2
|
Air Cuka
|
M
|
M
|
A
|
|
3
|
Air Kapur
|
KUNING
|
A
|
|
|
4
|
Air mineral
|
PINK PEKAT
|
PINK PEKAT
|
A
|
VIII.
ANALISIS
DAN PEMBAHASAN
Mengidentifikasi
larutan asam basa dan netral dengan menggunakan indikator kertas lakmus.Kertas
lakmus adalah suatu kertas dari bahan kimia yang akan berubah warna jika
dicelupkan kedalam larutan asam basa.Warna yang dihasilkan sangat dipengaruhi
oleh kadar pH dalam larutan yang ada.Kertas ii terbuat dari selulosa kayu yang
merupakan komponen utama dari dinding sel pohon.Kayu selulosa terdiri dari
rantai molekul gula yang memberikan kekuatan kayu.Perubahan warna yang
dihasilkan pada kertas lakmus disebabkan oleh adanya orchein (ekstrak lichenes)
yag bewarna biru dalam kertas lakmus.Larutan bersifat asam akan mengubah lakmus
biru menjadi merah,dan lakmus merah tetap merah.Larutan bersifat basa akan
mengubah lakmus biru tetap biru dan lakmus merah menjadi biru.Larutan bersifat
netral tidak mengubah lakmus merah ataulakmus biru tetap menjadi biru.
Indikator
universal merupakan campuran dari bermacam-macam indikator yang dapat
menunjukkan pH suatu larutan dari
perubahan waranya.Memiliki warna yang berbeda setiap nilai pH 1-14.Untuk
mengetahaui larutan bersifat asam basa dengan menggunakan indikator universal
dengan cara celupkan kertas indikator universal dalam larutan yang akan diselidiki pH-nya,lalu amati
perubahan warna dan membandingkan dengan warna standart yang berada dalam tabel
warna pada kemasan indikator universal.
|
Rentag pH
|
Keterangan
|
Warna
|
|
<
3
|
Asam
Kuat
|
Merah
|
|
3-6
|
Asam
Lemah
|
Jingga/Kuning
|
|
7
|
Netral
|
Hijau
|
|
8-11
|
Basa
Lemah
|
Biru
|
|
>11
|
Basa
Kuat
|
Ungu/Violet
|
Mengidentifikasi
larutan dengan menggunakan indikator alami yaitu dengan ekstrak dari kulit buah
naga.Tidak semua jenis buah dapat digunakan sebagai indikator alami hanya buah
yang mempunyai warna pigmen yang mencolok.Kulit buah naga super merah
(Hylocereus costaricensis)merupaka salah satu sumber pewarna alami makanan yang
menghasilkan pigmen antosianin.
Dari warna kulit
buah yang pekat tersebut dapat dijadikan sebagai indikator alami penentu asam
basa.
IX.
KESIMPULAN
DAN SARAN
KESIMPULAN
Dari pratikum
yang kami lakukan dengan menggunakanbeberapa indikator maka dapat disimpulkan bahwa:
Ø Larutan
asam akan mengubah warna kertas lakmus menjadi warna merah. Contohnya : larutan
ZA, larutan buah dan fanta. Sementara larutan basa akan mengubah kertas lakmus
menjadi warna biru. Contohya: larutan sabun, larutan kapur dan air ludah
Ø Larutan akan bersifat asam jika memiliki
pH<7 pada tabel indikator. Contohnya : air sabun dan air kapur. Sedangkan
larutan akan bersifat basa jika memiliki pH>7. Contohnya : air cuka
Ø Larutan asam berdasarkan idikator alami berdasarkan
data yaitu air sabu dan air kapur , sedangkan larutan basa berdaarka indikator
alami yaitu air cuka.
SARAN
Jika kalian akan
melakukan suatu penelitian dan pratikum maka persiapkan alat dan bahan terlebih
dahulu dengan teliti.Jika sudah berada di laboratorium maka berhati-hatilah
bila akan melakukan sesuatu,jika melakukan percobaan larutan asam basa
sebaiknya tempat yang untuk uji coba dicucu terlebih dahulu bila akan
menidentifikasi larutan lainnya.
I. DAFTAR
PUSTAKA
Susilowati
Endang,2004,SAINS KIMIA Prinsip dan Terapannya,Solo,Tiga Serangkai
Sutresna Nana
dkk,2016,Aktif dan Belajar Kimia,Bandung,Grafindo Media Pratama